Untuk Ibu dan Bapak di luar sana (Bagian 1)

Ga tahu kenapa akhir-akhir ini suka sedih dan kepikiran sama orangtua yang kasar sama anaknya. Ngelihat anak yang masih kecil bahkan sampai yang besar pun jadi korban kekasaran.

Ngelihat anaknya melakukan kesalahan trus dimarahin bahkan dimaki dengan kata-kata yang kurang pantas dengan alibi agar anaknya tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Bu . . . pak . . .

Tidak seharusnya memaki anak dengan mengeluarkan segala jenis binatang apa tidak bisa dinasehati dengan nada rendah dan penuh kelembutan?

Anak sekecil itu tidak pantas mendengar kata-kata kotor semacam itu.

Bukankah orangtua harus jadi panutan buat anak-anaknya?

Bukankah orangtua harus jadi guru yang baik buat anak-anaknya?

Bukankah orangtua harus jadi teman yang baik buat anak-anaknya?

Jangan buat anak-anakmu menjadi takut terhadapmu.

Ketahuilah ketika anak dimaki, betapa hancur perasaannya. Betapa takutnya dia.

Tolong jadilah orangtua yang memberi contoh bukan sekedar menggurui, memberi pengertian bukan sekedar menakut-nakuti, Ikut merasakan apa yang dia rasakan bukan menuntut, mengajari proses bukan sekedar ‘menyuapi’ dan menjadi pendamping bukan pengawas.

Bu . . . Pak . . .

Memang mengurus anak-anak itu engga mudah tapi apa perlu disia-siakan seperti itu?

Dia cuma butuh kasih sayang dari orangtuanya, bimbingan dari orangtuanya.

Apa tidak mau menjadi orangtua yang dikenang baik oleh anak-anaknya? Apa tidak mau anakmu lupa kapan terakhir kali kalian marah?

15-67.stick-figure-family.7b27b3f92c8d2e7af3e25272e995148e

***

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s