Soul apa kabarmu?

Soul apa kabarmu?

Yah! Aku kehilangan kabarmu setelah kita berpisah. Sebenarnya kata berpisah tidak cocok untuk menggambarkan keadaan kita. Tepatnya, kau menjauh dan semakin menjauhiku.

Banyak hal yang ingin ku bagi denganmu, seperti dulu yang sering kita lakukan. Tapi itu semua hanya dulu yang ga akan ada untuk sekarang ini.

Kau dulu telah mengajariku banyak hal, bahkan tentang dunia yang akan kita lihat bersama nyatanya kita tidak dapat lakukan itu.

Soul….

Aku telah bergerak tapi tidak benar-benar bergerak. Ragaku mungkin telah pergi kemana pun aku mau dan ke tempat yang ingin kau kunjungi dulu tapi jiwaku tidak benar-benar pergi menikmati tempat-tempat yang telah aku kunjungi.

Sepenggal kalimat yang kau ucapkan dulu yang kau bilang hanya sebuah “compliment” yang mungkin tak berarti untukku, masih hangat di pikiranku. Kau salah soal compliment itu, Soul. Aku menganggapnya bahkan lebih dari sekedar yang kau perkirakan dan aku juga salah pada saat itu yang langsung tidak menggubris ucapanmu. Mungkin, jika aku jujur tentang apa yang ku rasakan dulu, keadaan tidak akan serumit ini dan mungkin juga kita tidak akan terlibat perasaan sejauh ini juga. Ah, aku hanya bisa merekam hal-hal yang indah dulu…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s